Imam Bukhari Menimba Ilmu Bersama Lebih dari seribu Guru

MENIMBA ILMU BERSAMA
LEBIH DARI SERIBU GURU

Pertama-tama, Imam al-Bukhari menimba ilmu dari Ulama setempat. Beliau berguru kepada Muhammad bin Salam al-Bikandi, Abdullah bin Muhammad bin 'Abdullah bin Ja'far bin Yaman al-Ju'fi al-Musnidi, dan ulama lainnya. Selanjutnya, beliau keluar dari kampung halamannya dan mengembara mendatangi banyak kota untuk memperdalam ilmu hadits.
Kota Balkh, Naisabur, Ray, Baghdad, Bashrah, Kufah, Mekah, Madinah, Mesir, Syam, beliau datangi dalam rangka mencari dan mendatangi Syaikh-Syaikh mumpuni dalam bidang hadits. Tak pelak, Syaikh (guru) beliau pun berjumlah banyak, bahkan beliau sendiri yang menyatakan hal ini, "Aku menulis (hadits) dari seribu lebih syaikh. Dari setiap Syaikh itu, aku tulis sepuluh ribu riwayat bahkan lebih. Tidaklah ada hadits padaku kecuali aku sebutkan sanadnya (juga)". (Lihat as-Siyar:12/407, al-Bidayah 11/22)
Sebelum meninggal, Imam al-Bukhari رحمه الله pernah menyatakan, "Aku telah menulis (hadits) dari 1080 orang. Semuanya adalah ahlul hadits. Mereka semua meyakini, Iman adalah qaul dan amal, berrtambah dan berkurang'. (as-Siyar:12/395)
Kota Baghdad beliau masuki sampai delapan kali. Dan setiap memasukinya, beliau berjumpa dan berkumpul dengan Imam Ahmad bin Hanbal رحمه الله. Imam Ahmad menganjurkan beliau untuk bermukim di Baghdad saja, tidak di Khurasan.
Di antara nama Ulama besar yang menjadi guru beliau: Imam Ishaq bin Rahuyah, Imam Muhammad bin Yusuf al-Firyabi, Imam Abu Nu'aim Fadhl bin Dukain, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Ali bin al-Madini, Imam Yahya bin Ma'in, Imam Makki bin Ibrahim al-Balkhi, Abdan bin Utsman, Imam Abu Ashim an-Nabil, Muhammad bin Isa ath-Thabba', Khalid bin Yazid al-Muqri" murid Imam Hamzah, dan masih banyak lagi.1
Tidak mengherankan bila jumlah guru beliau sangat banyak. Tampaknya jumlah guru yang besar ini disebabkan oleh dua faktor: (1) Imam al-Bukhari رحمه الله memulai perjalanan ilmiahnya sejak belia dan (2) banyak kota yang beliau datangi untuk tujuan yang mulia tersebut.



1.      Cukup banyak Ulama yang membukukan nama-nama guru Imam al-Bukhari dalam kitab khusus, di antaranya, Asami Syuyukhi al-Bukhari karya Hasan bin Muhammad ash-Shaghani, Tanqihu Rijali al-Bukhari karya Muhammad bin Yusuf al-Karmani, at-Ta'rif bi Syuyukhi al-Bukhari karya al-Hafizh Husain bin Muhammad al-Ghassani dan lainnya. DR. Badr al-'Ammasy menyebutkan 35 judul kitab dalam masalah ini. Lihat Asami man rawa 'anhum Muhammad bin Isma'il al-Bukhari, al-Hafizh Ibnu 'Adi al-Jurjani, tahqiq Badr bin Muhammad al-'Ammasy, hlm.46-53
Back To Top